Kamis, 21 September 2023

Artikel Ilmiah - Urgensi Dan Peningkatan kemampuan literasi Digital Menggunakan Chromebook Dalam Pembelajaran Di SDN Dukuh Jeruk 1

URGENSI DAN PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL MENGGUNAKAN CHROMEBOOK DALAM PEMBELAJARAN DI SDN DUKUH JERUK 1

Ardi Dwi Susandi1, Noviyani2
Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon
email: aninovi083@gmail.com


Abstrak

Literasi digital adalah keterampilan, pengetahuan, dan pemahaman yang memungkinkan praktik kritis, kreatif, pengamatan serta aman ketika terlibat dengan teknologi digital di semua bidang kehidupan. Kurangnya kemampuan yang dimiliki siswa terkait digital baik digitalisasi dalam proses belajar mengajar, cara menggunakan perangkat digital, dan ternyata siswa banyak yang masih gagap teknologi atau gaptek. Maka, Tujuan dilakukannya pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan kemampuan literasi digital dalam pembelajaran bagi siswa di SDN Dukuh Jeruk 1 Desa Dukuh Jeruk, kecamatan Karangampel Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Terdapat 3 kegiatan utama pada pengabdian ini, yaitu pertama Observasi kepada siswa mengenai proses belajar mengajar yang dilaksanakan disekolah, kemudia kedua sosialisasi pengenalan perangkat digital pada komputer chromebook. Kegiatan ketiga, dengan memberikan pendampingan dan bimbingan belajar computer crhomebook secara bersama disekolah dan juga mandiri di posko kkn. Berdasarkan evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian dan hasil uji gain ternormalisasi tampak bahwa telah terjadi peningkatan kemampuan literasi digital pada siswa Sekolah Dasar melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan kategori tinggi. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terjadi peningkatan kemampuan literasi digital pada siswa SDN Dukuh Jeruk 1 di Kecamatan Karangampel Indramayu dan kemampuan peserta didik dalam menguasai digital diantara mampu memanfaatkan internet dan menggunakan chromebook sebagai salah satu sarana belajar diantara nya menjadi media dalam melaksanakan pembelajaran.

Kata kunci: Urgensi, kemampuan Literasi digital, Chromebook, Pembelajaran

Abstract

Digital literacy is the skills, knowledge and understanding that enable critical, creative, observational and safe practice when engaging with digital technologies in all areas of life. The lack of abilities that students have regarding digital, including digitalization in the teaching and learning process. So, the aim of this community service is to improve digital literacy skills in learning for students at SDN Dukuh Jeruk 1, Dukuh Jeruk Village, Karangampel sub-district, Indramayu Regency, West Java. There are 3 main activities in this service, namely the first socialization meeting on the introduction of digital devices on Chroombook computers. The second activity is to provide private computer learning assistance and guidance, and the third activity is to provide training in filling out and typing biodata on a question sheet that has been created via the Google Form website. Based on the evaluation of the implementation of community service activities and the results of the normalized gain test, it appears that there has been an increase in digital literacy skills in elementary school students through this community service activity (high category). The conclusion of this community service activity is that there has been an increase in digital literacy skills among students at SDN Dukuh Jeruk 1 in Karangampel Indramayu District and students' ability to master digital, including being able to utilize the internet and using chromebooks as a means to carry out digital-based learning and exams at school.

Keywords: Urgency, ability Digital literacy, Chromebook, Learning




1. PENDAHULUAN

Kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) merupakan bagian penting dari program perkuliahan di banyak perguruan tinggi. Selama 40 hari, peserta KKN akan terlibat dalam berbagai aktivitas yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Kegiatan-kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam mengatasi masalah-masalah nyata yang dihadapi oleh masyarakat di daerah tersebut. Selain itu, KKN juga bisa membantu mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan sosial, kepemimpinan, dan kolaborasi.
Kuliah kerja nyata ini dilaksanakan di Desa Dukuh Jeruk, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Desa Dukuh Jeruk adalah salah satu desa mandiri dimana mempunyai ketersediaan dan akses terhadap pelayanan dasar yang mencukupi, infrastruktur yang memadai, pelayanan umum yang bagus serta penyelenggaraan pemerintah yang sangat baik. Namun berdasarkan hasil observasi yang kami lakukan terhadap Sekolah Dasar yang ada di desa tersebut, ditemukan bahwa masih banyak siswa yang masih gagap teknologi kemudian belum memahami betul bagaiamana cara pemanfaatan digital dengan baik walaupun sebagian siswa sudah mempunyai handphone dan media sosial.
Pentingnya kita memberikan wawasan dan pendampingan cakap digital dan literasi digital ini Karena selain keterampilan literasi membaca, menulis, Mendengar, dan berbicara, dewasa ini muncul istilah baru Yaitu literasi digital. Literasi ini meliputi pengetahuan dan Keterampilan dalam bidang teknologi, informasi, dan Komunikasi. Literasi dalam teknologi digital adalah Kemampuan seseorang untuk menggunakan teknologi Sebagai alat dalam bekerja dan belajar. Menurut Fraillon, Schulz, dan Ainley (2013) mendifinisikan literasi digital Sebagai kemampuan individu dalam menggunakan untuk Meniliti, berkreasi, dan berkomunikasi agar lebih efektif baik Di rumah, di sekolah, di tempat kerja dan pada kehidupan Sehari-hari.

Literasi digital adalah keterampilan, pengetahuan, dan pemahaman yang memungkinkan praktik kritis, kreatif, pengamatan dan aman ketika terlibat dengan teknologi digital di semua bidang kehidupan. Beberapa orang mengaitkan literasi digital hanya dengan keterampilan fungsional yang dapat digunakan sebuah komputer atau paket perangkat lunak. Namun literasi digital lebih dari sekedar kemampuan dalam menggunakan komputer, literasi digital tentang berkolaborasi, tetap aman dan berkomunikasi secara efektif, tentang budaya dan kesadaran sosial menjadi lebih kreatif.
         Keberhasilan dalam program digitalisasi pendidikan di Indonesia sangat bergantung pada kesiapan dari berbagai aspek, baik lembaga maupun sumber daya manusianya. Khususnya dalam aspek infrastruktur pendidikan. Secara umum, sudah ada tiga aspek yang setidaknya dapat dikatakan cukup baik dalam merespon pendidikan berbasis digital yakni, regulator, pengajar atau guru, dan siswa. Untuk mencapai hal tersebut ada aspek-aspek yang harus dipenuhi, antara lain penyediaan sarana pendidikan yang memadai, seperti tersedianya sarana pembelajaran berbasis tekonologi informasi dan komunikasi. Penggunaan sarana pembelajaran berbasis tekonologi informasi dan komunikasi sangat menunjang efektivitas dan efisiensi pembelajaran. Melalui program bantuan pemerintah berupa peralatan TIK bagi sekolah dasar berupa chromebook maka diharapkan pembelajaran berbasis digitalisasi dapat terwujud. Chromebook adalah perangkat untuk memberikan pengalaman web yang lebih baik kepada pengguna yang dikembangkan oleh google (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, 2021). Chromebook merupakan salah satu media pembelajaran yang berbasis teknologi. Chromebook merupakan hasil perkembangan dari komputer dan didesaign untuk mempermudah pembelajaran.
Telah ditemukannya perangkat digital termasuk kedalam jenis komputer generasi baru yang muncul saat ini dikalangan pelajar dan pendidikan yaitu Chromebook. Dalam hal keterbaruan dalam penelitian mengenai Chromebook, penulis mendapatkan beberapa referensi penelitian dari luar negeri, salah satu nya adalah penelitian dari Dalal Alfageh & Dr. Awni Alkarzon yang berjudul “Elementary Teacher Perceptions About Chromebook Technology Use in the Classroom” dalam terdapat International Journal of Arts Humanities and Social Sciences Studies volume 5 pada tanggal 6 Juni 2020. Tujuan dari penelitian tersebut adalah untuk mengeksplorasi penggunaan perangkat teknologi Chromebook dalam matematika dan prestasi membaca siswa sekolah dasar. Penemuan tersebut menunjukkan bahwa perangkat teknologi Chromebook berpengaruh positif terhadap prestasi belajar matematika dan membaca siswa sekolah dasar (Alfageh & Alkarzon, 2020).
              Berdasarkan hasil obsersvasi dan wawancara kepada kepala sekolah dan guru Sekolah Dasar yang dilakukan sebelum pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini terdapat sekolah yang masih mendapat kendala dimana siswa masih banyak yang gagap teknologi sehingga banyak siswa yang masih belum bisa menggunakan computer dan memanfaatkan internet dengan baik untuk pembelajaran maupun untuk belajar siswa. Padahal telah adanya Sarana prasarana yang diberikan dari pemerintah kepada sekolah yaitu Komputer Chroomebook. Dan juga beberapa siswa sudah punya ponsel untuk bersosial media melalui internet namun, kebanyakan siswa masih gagap teknologi dana cara menggukana perangkat Komputer yang mana saat ini siswa diharuskan bisa menggunakan computer tidak hanya handphone saja, untuk menunjang kebutuhan belajarnya.

2. METODE

Metode yang digunakan dalam penelitian da pengabdian masyarakat ini adalah yang pertama metode Observasi dalam menyurpai tempat yang menjadi sasaran program, yang kedua metode Sosialisai untuk memberikan edukasi dan pengenalan kepada masyarakat mengenai jenis program yang akan kami laksanakan, kemudian yang ketika metode pendampingan dan pelatihan. Pengumpulan data dan menganalisa data serta teori yang sedang diteliti. Pengumpulan data dilakukan dengan mengkaji dokumen-dokumen terkait topik penelitian. Dokumen tersebut dapat berupa buku, jurnal, surat, notulen rapat, dan arsip foto.


3. HASIL DAN PEMBAHASAN

      Melalui pengabdian masyarakat ini membuat program observasi dan sosialisasi, dan pendampingan mengenai Litersi Digital ke Sekolah yang ada di Desa Dukuh Jeruk Kecamatan Karangampel Kabupaten Indramayu, terdapat dua sekolah Dasar yaitu SDN Dukuh Jeruk 1 dan SDN Dukuh Jeruk 2. Setelah, kami berkunjung ke kedua SD tersebut untuk melakukan observasi dan wawancara ternyata di SDN Dukuh Jeruk 2 terkendala sarana prasana digital yang tidak lengkap. Dan di SDN Dukuh Jeruk 1 saran prasarana digital ada serta bisa digunakan diantaranya untuk perangkat mengajar terdapat 11 Unit Komputer Chromebook yang bisa juga digunakan sebagai prasaran Asesmen nasional berbasis Komputer, namun untuk masalah di SDN Dukuh Jeruk 2 masih bisa diatasi yaitu dengan memberikan program Bimbingan Belajar digital secara mandiri di posko KKN. Untuk itu, penulis melaksanakan kegiatan sosialisasi literasi Digital di SDN Dukuh Jeruk 1 dengan tema “Pandu digital siswa cakap digital Indonesia Maju Menyongsing Era Society 5.0” kemudian Sosialisasi ini bertujuan untuk pengenalan perangkat keras dan lunak Komputer chromebook kepada siswa kelas IV, V dan VI dengan jumlah siswa dari ketiga kelas tersebut 175 orang. Kelas IV 54 orang, Kelas V 61 orang dan kelas VI 60 orang dengan tujuan mempersiapkan siswa untuk menghadapi kelas berikutnya yaitu diantaranya di kelas V akan adanya pelaksanaan Asesmen atau Ujian berbasis computer, kemudian kelas VI di jenjang selanjutnya siswa diharapkan sudah mahir digital ketika masuk Sekolah Menengah.

Setelah Program pertama yaitu sosiaalisasi yang kami laksanakan di SDN dukuh jeruk satu selama 1 hari, kami melaksanakan praktikum dengan menggunakan Chromebook di ruang kelas bertujuan untuk memberi praktik langsung agar siswa lebih faham dan bisa langsung memegang computer dan perangkat kerasnya, siswa minimal bisa memegang dan memfungsikan mouse dan keyboard sebagai alat untuk menyalakan computer pada keyboar dengan mengklik tombol power kemudian membuka jendela awal dan seterusnya. Dimana penggunakan Chromebook ini ada beberapa perbedaan dengan Komputer dan laptop pada umumnya. 
Teknologi tidak hanya membantu memahami materi pelajaran namun siswa juga bisa mamahami keterampilan yang mereka butuhkan dan dapat mereka kembangkan dari materi yang mereka pelajari. Mengembangkan literasi pengenalan dan pendampingan prakterk menggunakan Perangkat digital dalam mata pelajaran kurikulum bukan hanya menjadi stylish atau sekedar mencoba melibatkan siswa belajar. kami melakukan praktek pengisian soal ujian berbasis digital yaitu menggunaka chormebook sebagai strategi agar siswa bisa mengimplementasikan pengetahuan digital yang telah diberikan dengan kegiatan praktek langsung menggukan Komputer Chromebook.
Melalui bimbingan belajar dan pendampingan siswa selama 3 minggu 1 minggu bimbingan di kelas IV, minggu kedua di kelas V dan minggu ke 3 di kelas VI ini untuk meningkatkan urgensi litrasi digital ini siswa terlihat meningkatnya. kemampuannya baik dalam mengoprasikan perangkat digital yaitu perangkat keras maupun lunak computer,atau pun cara memanfaatkan internet dengan baik, setelah dilaksanakannya evaluasi masing masing kelas dengan system pengerjaan soal pada Google form. Siswa di suruh membuka situs web yang telah kami buat linknya di google dan disana siswa menulis biodata untuk menguji kemampuan dalam menguasai Keyboard serta mengisi soal-soal juga untuk menguji pemahaman materi yang telah disampaikan seputar chromebook dan Komputer.
Dari hasil sosialisasi, kemudian pembimbingan dan pendampingan praktek mengoprasikan perangkat Digital terlihat dari diagram berikut hasil yang dicapai siswa dalam segi kualitas pemahaman dan prakter siswa pada penggunakan digital dan literasi digital. Berikut diagram batang yang menggabarkan peningkatan jumlah siswa yang mampu berliterasi digital dan bisa memanfaatkan media digital untuk belajar :
Gambar 1.4 diagram peningkatan kemampuan digitalisasi siswa
Gambar 1.4 Kemampuan literasi digital siswa SD kelas IV, V dan VI SDN Dkuh Jeruk 2 ( : mengoprasikan perangkat keras : Menggunakan perangkat lunak seperti Word, website, google untuk media belajar, memanfaatkan google form untuk pelaksanaan ujian berbasis digital, : mengetik dan membuat biodata pada word, ). Pada Gambar 1.4 Tentang profil kemampuan literasi digital siswa SDN Dukuh Jeruk 1 telah mengalami peningkatan cukup signifikan. Hal ini tampak pada Gambar 1.4 Kemampuan siswa dalam menggunakan Chromebook untuk belajar cukup baik. Sebelum diberikan pelatihan siswa masih mengalami kesulitan untuk menggunakan Komputer Chromebook yang baik, hal ini terlihat hanya kurang lebih 10 % siswa yang belum mampu mengoprasika dan menggunakan chromebook atau computer dari setiap kelas.
Kemudian kami menganalisis beberapa kemapuan dalam mengoprasikan dan menggunakan perangkat digital, dan cara memanfaatkannya dalam pembelajaran yaitu terdapat pada tabel dibawah ini tabel berikut ini :
Tabel 1. Uji kemampuan menggunakan chromebook dan memanfaatkannya dalam pembelajaran

Jenis Kemampuan Pre Post Ket
Menggukan keyboard untuk berbagai fungsi 26 86 Tinggi
Membuka google untuk mencari materi pelajaran 14 82 Tinggi
Mengisi soal –soal pada google form. 5 61 Sedang
Mengetik biodata diri pada google document. 62 91 Tinggi
Rerata N gain Tinggi


Berdasarkan Tabel 1. Terlihat bahwa keempat kemampuan siswa telah mengalami peningkatan yang signifikan yaitu membuat Menggunakan Keyboard untuk berbagai fungsi, Membuka google untuk mencari materi pelajaran, mengisi soal-soal pada google form dan mengetik biodata diri pada microsoftword . Hasil dari gain ternormalisasi untuk ketiga kemampuan tersebut termasuk dalam kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa materi dan pendampingan yang diberikan oleh penyaji mampu terserap dengan baik oleh siswa. Semangat untuk berdigitalisasi para siswa SDN Dukuh Jeruk 1 di Kecamatan karangampel sangat tinggi, terlihat dari jumlah peserta yang cukup tinggi selama dilakukaan pendampingan dan bimbingan belajar computer chromebook. Pada Tabel 1 diperoleh dalam kategori tinggi, artinya bahwa telah terjadi peningkatan kemampuan literasi digital di Sekolah SDN Dukuh Jeruk 1 pada kegiatan sosialisasi dan pendampingan literasi digital ini.
Dengan literasi digital yang dilaksanakan bisa menangani perubahan sifat pengetahuan dan mengakui bahwa kaum muda akan membutuhkan berbagai jenis keterampilan, pengetahuan dan pemahaman untuk mengembangkan keahlian mereka dalam mata pelajaran. Hasil pendampingan literasi digital yang dilakukan, maka ditemukan bahwa adanya peningkatan kemampuan dalam lterasi digital siswa bias menggunakan perangkat keras dan lunak computer. pengembangannya kedepan. Artikel dapat diperkuat dengan dokumentasi yang relevan terkait jasa atau barang sebagai luaran, atau fokus utama kegiatan. Dokumentasi dapat berupa gambar proses penerapan atau pelaksanaan, gambar prototype produk, tabel, grafik, dan sebagainya. 

4. KESIMPULAN

Berdasarkan hasil pengabdian Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terjadi peningkatan kemampuan literasi digital pada siswa SDN Dukuh Jeruk 1 di Kecamatan Karangampel Indramayu dan kemampuan peserta didik dalam menguasai digital diantara mampu memanfaatkan internet dan menggunakan chromebook sebagai salah satu sarana untuk melaksanakan pembelajaran maupun ujian berbasis digital di Sekolah. 
Dengan kendala yang dihadapi selama kami pengabdian masyarsakat dilapangan ternyata masyarakat masih banyak yang belum mengenal literasi digital pemerintah membuat serta memprakarsai program GLN (Gerakan Literasi Nasional), salah satu bidangnya adalah literasi sekolah. Sekolah menjadi tempat untuk menanamkan penggunaan teknologi di semua mata pelajaran baik di kurikulum sekolah dasar maupun menengah.
Literasi digital merupakan salah satu keterampilan yang perlu diajarkan kepada para siswa termasuk siswa sekolah dasar. Literas digital sangat bergantung pada keterampilan dasar membaca dan menulis. Dengan adanya literasi digital ini diharapkan dapat memberikan kemampuan kepada siswa untuk berkembang dalam lingkungan digital yang dinamis menuju generasi emas Indonesia tahun 2045. Untuk mengetahui dan mengenal kan lebih dalam tentang digital.

DAFTAR PUSTAKA

Supriyadi aguus, 2022. Pengaruh penggunaan Media Chromebook Terhadap Motivasi belajar siswa. Artikel. Vol. 06 ( 2 )
Kresnadi heri.2023. Pemanfaatan Chromebook dalam pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar Negri 18 Sungai Kakap. Jurnal Pendidikan : 9 (1) : 1-15
Wiranata,wili. 2023. Efektifitas penngunaan Chormebook dalam penerapan pembelajaran Fliffed Clasroome Berbasis e-learning google classroom pada Unsur dan senyawa. Skprisi : UIN Jakarta.
Uršej, Ksenija. 2019. Digital Literacy in the First Thre Years of Primary School: Case Study in Slovenia. International Journal of Management, Knowledge, and Learning, 8 (1), 61-77.
https://aptika.kominfo.go.id/2020/06/urgensi-literasi-digital-bagi-masa-depan-ruang-digital-indonesia/ , diakses pada tanggal 19 September 2023 pukul 09.32 WIB.
 Saefullah. Psikologi Perkembangan dan Pendidikan. Bandung: CV Pustaka Setia, 2012. 
Undang Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 Tentang SISDIKNAS dan Peraturan RI Tahun 2013 Tentang Dasar, Fungsi, dan Tujuan, 
Azzahra, Nadia Fairuza & Felippa Amanta. 2021. Promoting Digital Literacy Skill for Student through Improved Schoo Curriculum. Policy Brief, No. 11. Jakarta Selatan: Center for Indonesian Policy Studies. Casey, Leo. 2009. Digital Literacy in Primary Schools (DLIPS).
National College of Ireland, Centre for Research and Innovation in Learning and Teaching.
Hague, Cassie and Sarah Payton. 2016. Digital Literacy Across the Curriculum. Futurelab.
Kuntarto, Hario Bismo, Amit Prakash. 2020. Literasi Digital pada Anak-anak Sekolah Dasar. Diakom: Jurnal Media dan Komunikasi, 3 (2), 166-167.
Suherdi, Devri dkk. 2021. Peran Literasi Digital di Masa Pandemik. Medan: Cattleya Darmaya Fortuna.
Citra Umbara, 2014. Sutrisno. Pengantar Pembelajaran Inovatif Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Jakarta: Gaung Persada, 2011. 
Yudi, Munadi. Media Pembelajaran Sebagai Pendekatan Beru. Jakarta: GP Press Group, 2013. 
Usman, Husaini dan Akbar Purnomo Setiady, Metodologi penelitian sosial. Jakarta: Bumi Aksara, 2006. 
Mundir, Statistik Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Belajar, 2014. 
Subana, Statistik Penelitian. Bandung: CV 6 Pustaka Setia, 
2000. Sanjaya, Wina. Perencanaan dan Desaign Sistem Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Group, 2012. 
Sardiman. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Press, 2012. Mardhiyah. “Strategi Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an dan Hadits”, Fikrah: Journal Of Islamic Education 2, No. 1, (2018): 1-12.



 Silahkan Download pada link dibawah ini :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

APA ITU CANVA dan Fungsinya ?